Pergilah.. jika kamu tak punya alasan mengapa harus tetap disini
Aku tak pernah memaksamu untuk tetap tinggal
Pergilah.. sejauh mungkin kakimu melangkah..
Tak perlu kau khawatirkan aku yang telah kau tinggal jauh dibelakangmu.
Pergilah sesuka hatimu..
Hingga kau temukan apa yang tak kau dapatkan dariku.
Tak perlu juga kau cemas tentangku yang merasa kau sakiti..
Aku tahu apa yang harus aku lakukan setelah kepergianmu
Aku akan belajar mengeja pahitnya rindu yang ada lalu bersabar hingga waktu mempertemuakan kita atau rindu itu akan hilang bersama sembuhnya luka.
Aku tetap tahu cara mendoakanmu baik-baik sepeti yang dulu aku lakukan.
Mendoakan bahagiamu entah dengan siapapun kelak yang menemani langkahmu.
Pergilah.. Aku tidak berharap kamu berbalik arah lalu mengejar langkahku yang juga mulai menjauh.
Aku telah persiapkan hatiku untuk rasa kecewa dan luka yang kadang datang tanpa terencana.
Pergilah.. Aku tahu kepada siapa aku harus kembali dengan membawa rasa yang salah dan rindu yang tak seharusnya ada.
Pergilah.. Karna sejauh mana kita bersikeras merencanakan bahagia tetap takdirNya yang akan menentukan.
Aku akan datang padaNya, aku akan bersimpuh di hadapNya..
Semoga sang Maha Pengampun memaafkan kita yang pernah memilih jalan yang salah..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar