Selasa, 15 Agustus 2017

Learn to write

Mau nulis artikel ini sebenarnya dari beberapa minggu yang lalu, udah nyiapin me time, kamar di setting se cozy mungkin, ditemenin ma cemilan, buku, laptop dan musik instrument.. Eh pas nyalain laptop bawaanya ngantuk (Ujian).. Aku malah bisa nulis ini pas lagi ngantor, nyuri nyuri waktu.. hehe

Pernah ga kalian lagi pengen banget nulis tapi ga tau mau nulis apa dan mulainya dari mana. Yah I am stuck here, atau dah nulis panjang lebar, udah dikonsep seperti yang kita inginkan tapi tiba tiba di tengah tengah tulisan kita nge blank atau kayaknya berat banget mau nyelesaiinya. Aku pernah and always..

Ternyata klw mau nulis and jadi seorang penulis itu, bukan cuman modal pintar nulis to' tapi harus punya wawasan yang luas. Aku pernah dengar seseorang berkata "Jika ingin menulis sesuatu maka membacalah sebanyak banyaknya that's why aku harus belajar namatin buku entah itu novel atau apa minimal sebulan 1 buku. At least I can write something benefit for others.Ga usah mimpi jadi penulis terkenal deh, cukup bisa rutin nulis di blog itu sudah luar biasa banget hehe, meskipun hal ini masih belum terealisasi entah karna kesibukan atau lack of idea. Tapi emang bener untuk memulai sesuatu itu berat banget dan aku mulainya dari sini, mulai nulis kembali.

Beberapa minggu yang lalu aku ketemu sama dua teman aku yang senang banget nulis. Yang satunya hobi nulis di blog, tiap abis ikut kegiatan atau lagi ada leisure time pasti deh betah banget depan laptop buat nulis, trus yang satunya lagi salah seorang penulis di salah satu koran terbesar di makassar. Ga sia sia belain ketemu ma mereka dan jujur aku terinspirasi buat nulis kembali berkat mereka.

Alhamdulillah rasanya seneng banget punya teman yang hobinya sama ma kita. Aku banyak banget belajar dari mereka bahwa nulis itu ga melulu ketika kita lagi galau, tapi kita bisa nulis dari apa saja yang kita lihat dan kita jalanan. Nulis dari berbagai sudut pandang apapun dan emang awalnya ga kepikiran mau nulis sampai sepanjang ini tapi akhirnya ngalir juga dengan sendirinya. Thank a bunch sista, you're inspiring me so much..

Mulai belajar nulis lagi, baca lagi, ngedit blog lagi..
Bismilllah..




Sabtu, 10 Juni 2017

Hijrah itu indah

"Andai hidayah itu seperti buah yang bisa ku beli, maka akan ku beli berkeranjang-keranjang agar bisa aku bagikan kepada orang-orang yang aku cintai"
-Imam Syafi'i
 Pernah dengar teman teman kalian berkata "Aku ingin Hijrah, ingin berhijab syari tapi kayaknya belum sekarang deh. Sekarang aku lagi sibuk ngejar karir, lagian aku orangnya belum baik bener, nanti aja deh klw dah married. Ehh doain aku yah semoga suatu hari kelak di beri hidayah."
Aku juga dulu sama seperti kalian. Kalau lihat akhwat berhijab syari dalam hati bilang. "Ya ampun tuh cewek ga gerah apa pakai jilbab gede bangeet, udah cuacanya panas gini lagi. Ga ribet yah jilbabnya ngembang sana sini. Ga ada modis modisnya, make gamis, jilbab segitiga eh kok malah kayak anak pesantren eh ngga lebih mirip kayak ibu ibu yang mau ke pengajian. Itu lagi yang make cadar mau nyaingin Ninja Hatori yah, gimana cara makannya coba. Pas diajak ikut kajian sudah nyiapin 1001 jurus ampuh buat nolak. Aku lebih bangga dengan pakai yang kusebut modis. Jilbab model sana sini, ngikutin tutorial biar bisa dibilang modis. Pakai pakaian yang membentuk tubuh, nge jeans dan segala macam trend pada saat itu. Kesannya biar lebih fashionable dan kekinian. Astafirullah atubu illaik..

Sampai suatu hari ada teman berhijrah dan mulai berhijab syari. Mereka berusaha nutupin setiap inchi tubuhnya dengan pakaian taqwa. Aku tanya kenapa berhijab syari, mereka bilang "Kita ga pernah tahu umur kita sampai kapan, belum tentu besok kita masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri dan selama masih ada waktu kenapa nda digunakan. Ga papa berpanas panasan sekarang karna panasnya api neraka berkali lipat dibanding di dunia. Kamu tahu kalau bidadari pun cemburu pada wanita solehah, yang menutup dan menjaga auratnya dengan baik." Jleebb tiba tiba dalam hati bilang "Ya rabb kok aku iri ama mereka, bersama ma mereka rasanya adem banget, aku ingin seperti mereka."

Alhamdulillah hidayah itu milik Allah. Hidayah itu hadiah paling indah dari Allah. Jangan tunggu sampai dia datang karna kita ga pernah tahu sampai kapan Allah masih memberi ksempatan untuk kita mengumpulkan bekal sebanyak mungkin. Bergegaslah menjemput hidayahNya. Sedikit demi sedikit aku pun mulai menanggalkan jeans dan pakaian yang membentuk tubuh, aku ganti dengan memakai rok, gamis dan khimar. Mulai mencari teman yang sama sama hijrah, nyari info kajian dan taklim. Andai kalian tahu kalau hijrah itu indah banget, ngga ada yang bisa ngalahin nikmatnya dekat dengan sang maha Pemilik Cinta. Hijrah itu proses, ga ada kata terlambat untuk terus memperbaiki diri. Ga perlu nunggu hatinya bersih karna Hijrah adalah langkah awal, mulailah berhijrah dan belajar menata hati.

Sayangnya Allah luar biasa. Sang pendosa ini masih diberi kesempatan untuk belajar memperbaiki diri. Siapa yang menyangka dan tak ada yang menyangka aku bisa seperti ini. Sekarang semakin tertutup rasanya semakin terjaga, semakin bahagia..

Buat kalian uhktiku semangat berhijrah yah.. Meskipun ujiannya berat, meskipun terkadang seringkali kamu merasa lelah, jangan menyerah dan berbalik arah. Tetaplah melangkah ke jalanNya meskipun dalam keadaan tertatih. Percayalah Allah slalu bersamamu yang terus berlajar memperbaiki diri dan dekt denganNya. Allah sayang.. Sayang bangett.. 




Jumat, 03 Maret 2017

Pergilah..

Pergilah.. jika kamu tak punya alasan mengapa harus tetap disini
Aku tak pernah memaksamu untuk tetap tinggal
Pergilah.. sejauh mungkin kakimu melangkah..
Tak perlu kau khawatirkan aku yang telah kau tinggal jauh dibelakangmu.
Pergilah sesuka hatimu..
Hingga kau temukan apa yang tak kau dapatkan dariku.
Tak perlu juga kau cemas tentangku yang merasa kau sakiti..
Aku tahu apa yang harus aku lakukan setelah kepergianmu
Aku akan belajar mengeja pahitnya rindu yang ada lalu bersabar hingga waktu mempertemuakan kita atau rindu itu akan hilang bersama sembuhnya luka.
Aku tetap tahu cara mendoakanmu baik-baik sepeti yang dulu aku lakukan.
Mendoakan bahagiamu entah dengan siapapun kelak yang menemani langkahmu.

Pergilah.. Aku tidak berharap kamu berbalik arah lalu mengejar langkahku yang juga mulai menjauh.
Aku telah persiapkan hatiku untuk rasa kecewa dan luka yang kadang datang tanpa terencana.
Pergilah.. Aku tahu kepada siapa aku harus kembali dengan membawa rasa yang salah dan rindu yang tak seharusnya ada.
Pergilah.. Karna sejauh mana kita bersikeras merencanakan bahagia tetap takdirNya yang akan menentukan.
Aku akan datang padaNya, aku akan bersimpuh di hadapNya..
Semoga sang Maha Pengampun memaafkan kita yang pernah memilih jalan yang salah..

Senin, 28 September 2015

Sehebat ini

Kamu harus belajar cara melangkah setelah pernah terjatuh
Harus belajar bagaimana menerima dan mengikhlaskan setelah pernah kehilangan
Harus berani hidup di hari esok tanpa siapapun yang menyanggah langkahmu di hari kemarin
Tuhan mengajarkanmu menjadi sehebat ini
Tuhan menempamu agar bisa seindah intan berlian..

Kamu tak berhak dihukun atas nama masa lalu
Karna Tuhan pun masih memberi kesempatan kepada sang pendosa untuk menjadi lebih baik

Rabu, 22 Juli 2015

It is a Life

Seperti senja, selalu meninggalkan indah sebelum dia pergi
Seperti awan yang tiba-tiba menorehkan mendung sebelum hujan turun
Seperti pelangi yang datang mewarnai setelah badai berlalu
Seperti embun yang menyisahkan kesejukan sebelum siang menghampiri
Seperti itu andaikata semua bahagia dan duka bisa digambarkan
Datang dan pergi tanpa pernah tahu kapan waktunya tiba
Tak perlu terlalu meratapi duka atau memeluk bahagia terlalu erat
Sekiranya mereka akan datang silih berganti
Mungkin tanpa perlu di tunggu ataupun di duga sama sekali
Tapi Tuhan slalu punya alasan untuk mendatangkan mereka satu persatu
Karna yang terpenting dari pelajaran hidup bukan tentang mencintai atau kehilangan
Tapi tentang belajar tulus saat mencintai dan ikhlas saat kehilangan
Menerima segala sesuatu yang ada dan diluar apa apa yang sama sekali tak pernah terpikirkan
Semua penuh kejutan, karna hidup bukan tentang menebak hari esok dan menyalahkan masa lalu
Hidup tentang memaknai apa telah dilalui dan menyiapakn sebaik-baiknya diri untuk masa dan kesempatan yang telah dipersiapkan Tuhan untukmu..
Selamat menikmati hidup.. 




Minggu, 12 Juli 2015

Aku Paham

Jika kedua hati ini ingin Kau uji sekali lagi, entah dengan jalan meninggalkan atau ditinggalkan maka sediakan kekuatan untuk kami agar bisa melepaskan hal-hal yang menyakitkan, memaafkan setiap kesalahan dan memulai kembali dengan sesuatu yang lebih indah.
Jika kedua hati ini tak bisa lagi bertahan, maka izinkan aku dan dia bahagia dengan caraMu yang lebih indah.
Entah akhirnya nanti seperti apa tapi aku percaya setiap episode kehidupan adalah cintaMu dan caraMu untuk mendewasakan kami.
Sekarang aku paham.. Ada yang lebih berhak mengatur bahagiaku..
Aku mengerti setiap hal yang awalnya terasa berat adalah rencanaMu untuk menghebatkanku..

Pasti Berlalu

Ketika sakit masih terasa perih, sisahkan hati untuk memaafkan, ruang untuk menerima dan berdamailah dengan ketetapanNya.
Setiap luka akan sembuh dengan doa dan kelapangan hati.
Tuhan tak pernah salah mengatur skenarioNya, yang pernah rapuh sekalipun suatu saat akan bisa tersenyum bahagia.
Tak perlu mengutuk dan menyalahkan apa yang terjadi karna Dia lebih tahu mengatur bahagia itu seperti apa.
Kamu yang masih terjatuh mulailah kembali berjalan meski awalnya masih tertatih, mulailah untuk bangkit kembali.
Semua hal yang menyakitkan suatu saat akan berlalu, bukan untuk melemahkanmu tetapi akan membuatmu semakin kuat.
Dia tak pernah memberi dari apa yang ada diluar batas kemampuanmu..